Salah sau teknologi yang dapat mengubah pola kehidupan adalah teknologi komunikasi, dimana perkembangannya sangat pesat termasuk perkembangan di dunia. Salah satu sistem komunikasi yang perlu mendapat perhatian baik dari teknologi maupun dari penyiapan SDM adalah komunikasi fiber optik. Komunikasi fiber optik, walaupun tidak banyak diketahui oleh pengguna namun pada prinsipnya menjadi tulang punggung kecepatan dalam sistem komunikasi secara umum. Untuk itulah diperlukan penanganan SDM yang handal sehingga memerlukan standarisasi teknisi teknisi instalasi fiber optik untuk menjamin kualitas pekerjaan.

Untuk menyiapkan SDM yang berkualitas sesuai dengan tuntutan pasar kerja atau dunia usaha/industri dengan lembaga diklat baik pendidikan formal, informal maupun yang dikelola oleh industri itu sendiri. Salah satu bentuk hubungan timbal balik tersebuat adalah pihak dunia usaha/industri harus dapat merumuskan standar kebutuhan kualifikasi SDM yang diinginkan, untuk menjamin kesinambungan usaha atau industri tersebut.

Standar kebutuhan kualifikasi SDM tersebut diwujudkan kedalam Standar Kompetensi Bidang Keahlian yang merupakan refleksi atas kompetensi yang diharapkan dimiliki orang-orang atau seseorang yang akan bekerja dibidang tersebut. Disamping itu, standar tersebut harus juga memiliki kesetaraan dan relevansinya terhadap standar yang berlaku pada sector industri di negara lain, bahkan berlaku secara internasional.

Teknisi instalasi fiber optik merupakan bidang profesi yang berkembang dan harus dikembangkan karena hampir seluruh komunikasi internet baik dalam lingkup kecil, lingkup kota, lingkup antar kota bahkan antar negara dan benua akan memakai sistem komunikasi fiber optik. Di Indonesia jaringan fiber optik telah menghubungkan seluruh propinsi bahkan jaringan di perkantoran sudah bermigrasi ke sistem komunikasi ini.

Saat ini peranan komunikasi yang sangat menentukan perkembangan ekonomi, sehingga kecepatan sistem komunikasi sangatlah menentukan. Fiber To The Home merupakan slogan dan telah menjadi kenyataan di negara negara maju, sehingga perlu antisipasi perkembangan teknologinya.

Perkembangan itu telah membuat bidang ini menjadi kegiatan bisnis yang semakin marak, melibatkan modal besar, dan banyak tenaga kerja. Kecepatan perkembangannya pun berlomba dengan kesiapan tenaga penunjang pada profesi ini. Karena itu perlu disiapkan suatu standar yang dapat jadi acuan bagi tenaga kerja yang berkecimpung dalam profesi ini, baik dalam posisinya dalam jenjang ketenagakerjaan maupun dalam perencanaan pendidikan penunjangnya.
Standarisasi yang saat ini dibuat tak mungkin menahan laju perkembangan bidang komunikasi fiber optik. Tetapi dengan melihat apa yang telah terjadi baik di negeri orang maupun dii negeri sendiri, diharapkan usaha membuat acuan ini dapat mengantisispasi jangka panjang dalam menghadapi perkembangan teknologi bidang keahlian teknisi instalasi fiber optik.

Teknisi pada prinsipnya adalah orang orang profesional yang paham betul tentang pekerjaannya, sehingga untuk mengetahui seberapa tingkat pemahamannya itulah di perlukan standar kompetensi.

Analisis kompetensi merupakan langkah utama untuk penyusunan “Standar Kompetensi Kerja” bidang pekerjaan tertentu antara lain bidang pekerjaan Teknisi instalasi fiber optik dipersiapkan untuk pegangan atau tolok ukur penilaian kapasitas kemampuan untuk menduduki jabatan kerja Teknisi instalasi fiber optik.

Dengan adanya sertifikasi tersebut diharapkan minimal para peserta dapat memiliki keahlian sbb :

  1. Memiliki pengetahuan dasar tentang serat optik
  2. Mampu memahami Sistem Komunikasi Fiber Optik
  3. Mampu menguasai teori dan praktek dalam melakukan instalasi fiber optik, meliputi terminasi dan penyambungan kabel fiber optik.
  4. Mampu melakukan installation planning fiber optik
  5. Dan lain lain sesuai kebutuhan.

Kenapa perlu sertifikasi bidang komunikasi Fiber Optik? 

  • Perlu Pengetahuan Dan Pemahaman Komunikasi FO Oleh Teknisi FO (Mendorong inovasi bidang komunikasi FO)
  • Masih adanya Ketidak-profesionalan Teknisi
  • Persyaratan Ikut Tender Pengerjaan
  • Memperkecil Biaya Asuransi (dikerjakan oleh Karyawan yangTersertifikasi)
  • Perlunya Kesamaan Kualitas Pengerjaan.

Keuntungan Sertifikasi Fiber Optik :

  • Teknisi Tersertifikasi Dipercaya Telah Mempunyai Kompetensi Dasar Dalam Komunikasi FO
  • Ada Jaminan Kualitas Kerja Bagi Pengguna Teknisi Tersertifikasi
  • Ada Jaminan Ketrampilan Bagi Pengguna Teknisi Tersertifikasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *