Sebelum membahas tentang cara instalasi fiber optik, ada baiknya saya review sedikit tentang penjelasan fiber optik itu sendiri. Berdasarkan teknologi fiber optik, kabel fiber optik terbuat dari bahan kaca yang dibungkus kulit pelindung yang berfungsi sebagai protektor bahan kaca fiber optik yang rapuh. Mode fiber optik terdiri dari single mode dan multi mode, yang membedakan keduanya adalah dari ukuran diameter kaca kabel fiber optik. Adapun fiber optic patch biasanya digunakan sebagai penghubung (penyambungan fiber optik) dengan media converter. Teknik terminasi kabel fiber optik ada yang menggunakan teknik lem apoxy dan teknik terminasi fiber optik splicing. Kedua macam terminasi fiber optik ini memiliki kualitas koneksi yang sama.

Yang membedakan kabel fiber optik singlemode dan multimode adalah dalam hal jarak transmisi data. Kabel fiber optik tipe single mode bisa mengirim data lebih jauh dibandingkan dengan kabel fiber tipe multimode. Untuk koneksi ke media fiber optik converter diperlukan konektor fiber optik. Dewasa ini berbagai jenis kabel fiber optik sudah di gunakan untuk mengirim sinyal internet ke seluruh dunia. Kabel optik juga banyak digunakan dalam media komunikasi untuk sensor.   Nah berikut saya jelaskan beberapa teknik yang digunakan saat instalasi kabel fiber optik, diantaranya ada terminasi kabel fiber optik dan teknik penyambungan kabel fiber optik.

A). TERMINASI KABEL FIBER OPTIK

Pada jaringan kabel fiber optik, terminasi kabel fiber optik merupakan suatu yang penting. Terminasi pada fiber optik adalah proses pemasangan konektor pada fiber optik. Proses ini tidak dapat dilakukan secara sembarangan, mengingat diameter kabel fiber optik sangat kecil, jauh lebih kecil daripada rambut manusia. Untuk melakukan terminasi kabel fiber optik diperlukan tool kit fiber optik yang disebut termination fiber optik kit. Proses terminasi konektor fiber optik dimulai dengan mengupas jaket kabel fiber optik dengan suatu alat fiber optik yang dikenal sebagai stripper, lalu core fiber optik dipotong dengan alat scribe fiber optik. Selanjutnya core fiber optik dimasukkan ke dalam konektor fiber optik, yang selanjutnya direkat dengan lem epoxy fiber optik. Setelah kering, epoxy fiber optik ini akan dipanaskan dalam oven, untuk selanjutnya fiber optik dipoles dengan lapping film. Untuk mengerjakan terminasi fiber optik, seorang terminator fiber optik perlu bekerja dengan presisi dan teliti, mengingat yang ditangani adalah kabel fiber optik yang sangat kecil, jauh lebih tipis daripada rambut manusia.

B). TEKNIK PENYAMBUNGAN FIBER OPTIK

Pada fiber optic, proses penyambungan kabel fiber optik biasanya semua kabel fiber optik digulung pada haspel. Panjang kabel fiber optik dalam sebuah haspel bergantung pada besarnya kabel fiber optik dan haspel kabel fiber optik. Ada haspel kabel fiber optik yang dapat menampung 2000 m kabel fiber optik.

Karena kabel fiber optik digelar untuk jarak jauh dan dapat mencapai puluhan atau ratusan kilometer, maka diperlukan proses penyambungan kabel fiber optic tersebut, yang disebut proses splicing. Alat untuk melakukan proses penyambungan kabel fiber optik disebut fusion splicer.

Cara kerja fiber optik dan prinsip kerja fiber optik adalah mengandalkan media cahaya. Cara pemasangan fiber optik (cara penyambungan fiber optik) yang benar sangat menentukan besar kecilnya db loss yang terjadi pada transmisi kabel fiber optik. Cara pemasangan kabel fiber optik yang benar akan menghasilkan db loss yang makin kecil dan menyebabkan jaringan fiber optik akan mengirim data secara maksimal. Kualitas kabel fiber optik & cara pemasangan fiber optik  juga sangat menentukan harga fiber optik. Aplikasi fiber optik bisa terkoneksi dengan sempurna bila dipasangan dengan spesifikasi fiber optik yang tepat. Dalam sistem komunikasi fiber optik (fiber optic), harga kabel fiber optik juga ditentukan oleh besar kecil nya jumlah core yang kita butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *